KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Cyber Security, menunjukkan prestasi gemilang dalam ajang Festival Olahraga dan Seni Budaya Regional yang diselenggarakan pada 15 April 2026. Acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut membuktikan bahwa mahasiswa program studi teknologi keamanan siber tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki bakat luar biasa dalam pengembangan karakter melalui aktivitas olahraga dan seni budaya.
Dengan menampilkan berbagai cabang olahraga dan pertunjukan seni budaya, mahasiswa Fakultas Cyber Security berhasil memenangkan 12 medali emas, 8 medali perak, dan 7 medali perunggu. Pencapaian ini menempatkan fakultas terbaru Universitas Muhammadiyah Kendari pada posisi kedua secara keseluruhan dalam kompetisi yang diikuti oleh 15 perguruan tinggi dari Sulawesi Tenggara.
Latar belakang penyelenggaraan festival ini berawal dari inisiatif Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari untuk memberikan wadah pengembangan mahasiswa secara holistik. Menurut Ir. Budi Santoso, M.T., Dekan Fakultas Cyber Security, kegiatan semacam ini sangat penting untuk mengimbangi beban akademik yang cukup berat.
“Mahasiswa Cyber Security kami memiliki jadwal pembelajaran yang padat dengan beban kurikulum internasional. Oleh karena itu, kami percaya bahwa olahraga dan seni budaya adalah cara terbaik untuk melepaskan stres dan membangun karakter yang kuat,” jelas Dekan Santoso dalam wawancara eksklusif pada 14 April 2026.
Berita kedatangan peserta dari berbagai universitas tersebut menciptakan semangat kompetisi yang sehat di kalangan mahasiswa Unismuh Kendari. Tim persiapan dari Humas dan Pusat Olahraga Universitas telah menyiapkan segala sarana dan prasarana dengan matang untuk memastikan festival berjalan lancar.
Prestasi Olahraga yang Membanggakan
Dalam kategori olahraga, mahasiswa Fakultas Cyber Security menonjol dalam beberapa cabang unggulan. Cabang bulu tangkis menjadi andalan utama dengan meraih 4 medali emas dari 5 nomor yang dilombakan. Adapun nomor tunggal putra berhasil diraih oleh Rajendra Pratama, mahasiswa semester empat program studi Cyber Security, setelah mengalahkan pesaing terkuat dari Universitas Khairun Ternate.
“Saya sangat bahagia bisa membawa pulang emas untuk Unismuh Kendari. Latihan intensif selama dua bulan ini benar-benar membuat saya siap menghadapi setiap pertandingan,” ungkap Rajendra setelah meraih medali emas, dengan kebanggaan terpancar dari wajahnya.
Cabang olahraga lainnya yang juga memberikan kontribusi signifikan adalah sepak bola futsal dan volleyball. Tim futsal putri Fakultas Cyber Security berhasil menjadi juara dengan mengumpulkan sepuluh kemenangan berturut-turut tanpa kekalahan. Sementara itu, tim volleyball putra berhasil meraih medali perak setelah bertanding sengit dengan Politeknik Negeri Kendari di final.
Tidak ketinggalan, dalam cabang atletik, lima mahasiswa dari Fakultas Cyber Security berhasil lolos ke final dengan spesialisasi lari jarak pendek dan lompat jauh. Dini Kusuma, atlet lompat jauh putri, berhasil meraih emas dengan catatan lompatan terbaik sepanjang kompetisi yaitu 5,87 meter.
“Saya berterima kasih kepada pelatih dan teman-teman yang selalu mendukung. Persiapan di lapangan olahraga Universitas Muhammadiyah Kendari sangat memadai, sehingga kami bisa berlatih dengan optimal,” katanya dalam pernyataan singkat seusai pertandingan.
Seni Budaya Mencuri Perhatian
Selain prestasi olahraga, mahasiswa Fakultas Cyber Security juga menunjukkan kreativitas tinggi dalam bidang seni budaya. Dalam kategori tari tradisional Sulawesi Tenggara, rombongan penari dari universitas ini berhasil memenangkan juara utama setelah mempersembahkan tarian Poco-poco dan Tari Balimau yang dikoreografi ulang dengan sentuhan modern yang elegan.
Ketua panitia tari, Siti Nurhaliza, menjelaskan proses kreatif yang dilalui timnya selama persiapan. “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa teknologi juga memiliki kepekaan terhadap seni dan budaya lokal. Ide awal datang dari keinginan untuk melestarikan budaya Kendari sambil memberikan inovasi artistik yang fresh,” tuturnya.
Selain tari, mahasiswa Cyber Security juga berkompetisi dalam kategori puisi, musik, dan fashion show bertema “Inovasi Teknologi dalam Batik Lokal”. Dalam kompetisi puisi, mahasiswa semester tiga bernama Ahmad Rizki memenangkan emas dengan puisinya berjudul “Algoritma Cinta” yang menyentuh hati para juri.
“Saya terinspirasi oleh keindahan alam Kendari dan teknologi yang kami pelajari di kampus. Puisi ini adalah percampuran dua dunia yang berbeda namun bisa berjalan beriringan,” jelasnya dalam sesi pembacaan puisi di auditorium kampus.
Dalam kategori musik, band asal Fakultas Cyber Security yang bernama “Cyber Harmonic” berhasil memenangkan medali perak dengan menampilkan lagu originalnya bertema lingkungan dan teknologi berkelanjutan. Mereka tampil dengan formasi lengkap meliputi gitar, drum, bass, keyboard, dan vokal yang memukau ratusan penonton.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Universitas
Pencapaian gemilang ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Dr. H. Marzuki Usman, S.H., M.H., hadir secara langsung pada hari ketiga festival untuk memberikan semangat kepada seluruh peserta dan peraih medali.
“Universitas Muhammadiyah Kendari bangga memiliki mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga berbakat dalam olahraga dan seni budaya. Ini membuktikan visi kami untuk menciptakan lulusan yang seimbang antara hard skills dan soft skills,” ujar Rektor Marzuki dalam pidato penutupan festival pada tanggal 15 April 2026.
Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa universitas akan terus meningkatkan fasilitas pendukung untuk pengembangan bakat mahasiswa. “Kami akan mengalokasikan anggaran khusus tahun depan untuk pembangunan gedung olahraga baru dan studio seni yang lebih modern,” janji Rektor tersebut di hadapan para rektor universitas lain yang hadir.
Ir. Budi Santoso, Dekan Fakultas Cyber Security, juga mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa. Menurutnya, kesuksesan ini adalah hasil dari kerja sama solid antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan tenaga pendukung.
“Sebagai fakultas terbaru di Unismuh Kendari, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi dan humanitas bukan hal yang bertentangan. Mahasiswa kami adalah digital natives yang mampu berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan,” katanya dengan nada penuh kebanggaan.
Dampak Positif bagi Ekosistem Kampus
Prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Cyber Security dalam festival ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi ekosistem kampus secara keseluruhan. Pertama, meningkatkan motivasi mahasiswa program studi lain untuk juga mengembangkan potensi mereka dalam bidang olahraga dan seni budaya.
Kedua, pencapaian ini memperkuat citra positif Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan yang komprehensif dalam pengembangan mahasiswa. Alumni dan calon mahasiswa melihat bahwa universitas ini tidak hanya fokus pada akademik tetapi juga memberikan perhatian pada pengembangan karakter dan bakat.
Ketiga, dari sisi kesehatan fisik dan mental, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan olahraga terbukti meningkatkan kesejahteraan mereka. Banyak mahasiswa yang dulunya memiliki beban akademik tinggi kini terlihat lebih segar dan optimis setelah aktif dalam kegiatan olahraga.
Keempat, dalam aspek sosial budaya, festival ini menjadi sarana yang efektif bagi mahasiswa Kendari dari berbagai universitas untuk saling mengenal dan membangun jaringan profesional sejak dini. Ini sejalan dengan filosofi Muhammadiyah yang menekankan kolaborasi dan gotong royong.
Rencana Tindak Lanjut
Berdasarkan kesuksesan festival kali ini, panitia telah merancang rencana tindak lanjut yang komprehensif. Salah satunya adalah pembentukan klub-klub olahraga dan seni yang lebih terstruktur di tingkat fakultas. Ir. Budi Santoso mengungkapkan bahwa Fakultas Cyber Security akan membuka klub bulu tangkis, badminton, dan seni tari secara formal dengan pelatih profesional.
“Kami ingin menciptakan pipeline atlet dan seniman yang dapat dibina hingga tingkat nasional bahkan internasional. Ini adalah investasi jangka panjang untuk reputasi universitas dan pengembangan karakter mahasiswa,” paparnya.
Selain itu, universitas juga merencanakan untuk mengirim beberapa mahasiswa berprestasi dalam festival ini untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional. Komite Pengembangan Olahraga dan Seni Universitas sedang dalam tahap diskusi dengan berbagai organisasi olahraga dan seni nasional untuk membuka peluang ini.
Penutup
Prestasi gemilang yang diraih mahasiswa Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Regional 2026 adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Indonesia tidak hanya unggul dalam teknologi tetapi juga memiliki kepekaan seni dan semangat kompetitif yang tinggi. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas dan komitmen mahasiswa untuk terus berkembang, Universitas Muhammadiyah Kendari siap mencetak generasi muda yang cerdas, sehat, dan berkarakter.
Ke depannya, diharapkan pencapaian ini dapat menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar lagi, baik dalam kompetisi regional maupun nasional. Mahasiswa Cyber Security telah membuktikan bahwa mereka adalah individu-individu yang berpotensi penuh dalam menghadapi tantangan masa depan dengan seimbang antara kecerdasan intelektual dan karakter moral yang kuat.
Festival ini ditutup dengan upacara penutupan yang meriah pada Selasa, 15 April 2026, dan dihadiri oleh para rektor, dekan, dosen, serta seluruh peserta kompetisi dari 15 universitas di Sulawesi Tenggara.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan liputan langsung dari Festival Olahraga dan Seni Budaya Regional 2026 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 13-15 April 2026.