KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Cyber Security, kembali membuktikan kualitas akademiknya di panggung internasional. Pencapaian gemilang diraih oleh tiga mahasiswa terbaik program studi Cyber Security yang berhasil meraih peringkat pertama dalam kompetisi keamanan siber tingkat nasional dan memasuki babak final pada ajang International Cybersecurity Competition (ICC) 2026 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand.
Ketiga pemenang tersebut adalah Bahtiar Yunis Pratama dari semester enam, Siti Nurhaliza Razaq dari semester delapan, dan Ahmat Reyhan Suryanto dari semester empat, yang secara konsisten menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengatasi berbagai jenis ancaman keamanan siber. Prestasi ini menandai momentum penting bagi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan terdepan dalam bidang keamanan siber di Indonesia.
Perjalanan menuju kemenangan ini dimulai sejak bulan Januari 2026, ketika ketiga mahasiswa tersebut memenangkan Kontes Keamanan Siber Nasional yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di Jakarta. Kompetisi yang melibatkan lebih dari 150 tim dari 47 universitas di seluruh Indonesia ini menguji kemampuan peserta dalam berbagai aspek keamanan siber, mulai dari penetration testing, forensik digital, analisis malware, hingga incident response.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini,” ujar Bahtiar Yunis Pratama ketika diwawancarai di Gedung Rektorat Unismuh Kendari, Rabu (11/4/2026). Mahasiswa asal Kolaka ini menambahkan, “Persiapan kami sangat intens, hampir setiap hari selama tiga bulan kami melakukan latihan, analisis kasus-kasus keamanan siber terdahulu, dan sharing pengetahuan dengan para dosen pembimbing kami.”
Siti Nurhaliza Razaq, mahasiswi semester delapan yang menjadi ketua tim, menjelaskan strategi mereka dalam menghadapi setiap tantangan dalam kompetisi. “Kami fokus pada pemahaman konseptual yang mendalam, bukan hanya teknik. Setiap challenge dalam kompetisi kami dekonstruksi untuk memahami apa yang sebenarnya diuji, barulah kami merancang solusi yang tepat,” kata Siti, yang merupakan anak dari keluarga dengan latar belakang teknologi informasi.
Adapun Ahmat Reyhan Suryanto, meskipun masih mahasiswa semester empat, menunjukkan potensi yang sangat mengesankan. “Yang membuat saya termotivasi adalah mentor dan dosen kami yang selalu memberikan guidance. Mereka tidak hanya mengajarkan apa yang benar, tetapi juga mengapa harus dilakukan dengan cara itu,” ungkap mahasiswa berusia 19 tahun ini.
Dukungan Institusional dan Akademik yang Solid
Kesuksesan ketiga mahasiswa bintang ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Dekan Fakultas Cyber Security, Dr. Bambang Sutrisno, M.T., yang sejak awal memberikan fasilitas dan motivasi kepada mahasiswa berprestasi.
“Sejak didirikan pada tahun 2020, Fakultas Cyber Security kami memiliki visi untuk menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan keamanan siber yang berbasis inovasi dan penelitian. Prestasi mahasiswa kami adalah validasi dari komitmen kami tersebut,” jelas Dr. Bambang Sutrisno dalam konferensi pers yang digelar di kampus Unismuh Kendari, Jalan Sultan Qaimuddin No. 8, Kendari.
Dekan Bambang menambahkan bahwa program studi Cyber Security telah mengembangkan kurikulum yang disesuaikan dengan standar internasional, termasuk sertifikasi internasional seperti Certified Ethical Hacker (CEH), CompTIA Security+, dan GIAC Certified Incident Handler (GCIH). “Kami tidak hanya mengharapkan mahasiswa kami lulus dengan gelar sarjana, tetapi mereka juga harus memiliki sertifikasi industri yang diakui secara global,” ujarnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Basri S.H., M.Hum., juga memuji prestasi ketiga mahasiswa tersebut dan menekankan pentingnya investasi dalam bidang keamanan siber. “Dalam era transformasi digital seperti sekarang, keamanan siber bukan lagi pilihan tetapi keharusan. Universitas kami berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten tetapi juga inovatif dalam menghadapi tantangan keamanan siber masa depan,” kata Prof. Basri dalam sambutannya.
Perjalanan Kompetisi dan Tantangan yang Dihadapi
Perjalanan ketiga mahasiswa menuju podium tertinggi kompetisi nasional penuh dengan tantangan dan pembelajaran berharga. Mereka harus melewati tiga tahap seleksi yang semakin ketat. Tahap pertama adalah babak penyisihan online yang melibatkan 150 tim, diikuti oleh babak semi-final dengan 20 tim terbaik, dan akhirnya babak final dengan 8 tim terbaik.
“Dalam babak semi-final, kami dihadapkan dengan tantangan yang benar-benar membuat jantung berdebar. Ada salah satu challenge yang meminta kami untuk melakukan forensik digital pada sistem yang telah dikompromikan oleh attacker yang sangat sophisticated. Kami hanya memiliki 6 jam untuk menganalisis dan menemukan bukti-bukti digital serta merekonstruksi timeline serangan,” cerita Siti Nurhaliza yang akrab dipanggil Liza oleh teman-temannya.
Ahmat Reyhan menambahkan pengalaman menegangkan di babak final. “Ada saat ketika kami hampir menyerah karena sistem yang kami analisis sangat kompleks dan kami tidak menemukan indikator kompromi yang jelas. Akan tetapi, Bahtiar terus memotivasi kami bahwa setiap sistem pasti meninggalkan jejak, kita hanya perlu mencari dengan teliti dan sistematis,” kenang Ahmat.
Strategi tim yang solid dan komunikasi yang efektif menjadi kunci kesuksesan mereka. Bahtiar bertindak sebagai koordinator strategis, Liza sebagai analisis dan investigator utama, sementara Ahmat fokus pada dokumentasi dan presentasi hasil analisis. “Kami sangat saling menghormati. Ketika salah satu dari kami menemukan sesuatu, kami semua mendengarkan dan memberikan feedback konstruktif,” jelas Bahtiar.
Persiapan Menuju Ajang Internasional
Dengan kemenangan di tingkat nasional, ketiga mahasiswa ini secara otomatis lolos ke babak International Cybersecurity Competition (ICC) 2026 yang akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand pada bulan Juni 2026. Mereka kini memasuki fase persiapan yang lebih intensif lagi.
Dr. Slamet Widodo, S.Kom., M.Kom., dosen pembimbing dan koordinator tim kompetisi dari Fakultas Cyber Security, menjelaskan bahwa persiapan untuk ajang internasional tentu lebih menantang. “Kompetisi internasional umumnya memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi karena peserta yang datang adalah pemenang dari berbagai negara. Mereka akan menghadapi challenge yang dirancang oleh para ahli keamanan siber terkemuka di dunia,” kata Dr. Slamet.
Rencana persiapan yang telah disusun mencakup several components. Pertama, intensive training dan workshop dengan para praktisi keamanan siber berpengalaman dari industri. Kedua, simulasi kompetisi yang dibuat semirip mungkin dengan kondisi kompetisi internasional. Ketiga, studi kasus mendalam tentang trends keamanan siber terkini, termasuk emerging threats seperti AI-powered attacks, supply chain attacks, dan zero-day vulnerabilities.
“Kami juga telah membentuk tim mentoring yang terdiri dari senior di industri keamanan siber, serta melakukan exchange knowledge dengan universitas-universitas lain yang memiliki track record bagus di kompetisi internasional,” tambah Dr. Slamet.
Dampak dan Signifikansi Prestasi Ini
Prestasi mahasiswa Unismuh Kendari ini memiliki dampak yang signifikan, tidak hanya bagi institusi tetapi juga bagi pengembangan keamanan siber di tingkat nasional dan regional. Pertama, prestasi ini meningkatkan kredibilitas dan reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Cyber Security, sebagai institusi pendidikan berkualitas tinggi yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Kedua, prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa dari institusi pendidikan di kawasan timur Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang sama, bahkan melebihi mahasiswa dari institusi pendidikan di kawasan barat Indonesia. Sebagaimana diketahui, persepsi tentang kualitas pendidikan lebih baik di kawasan barat masih cukup kuat di masyarakat, dan prestasi ini menjadi counter-narrative yang positif.
Ketiga, prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa-mahasiswa lain di Unismuh Kendari untuk terus berprestasi dan meningkatkan kemampuan mereka. Selain itu, prestasi ini juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program studi Cyber Security Unismuh Kendari, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat calon mahasiswa untuk mendaftar di program studi ini.
Keempat, prestasi ini menunjukkan relevansi kurikulum dan pendekatan pendidikan di Fakultas Cyber Security Unismuh Kendari dengan kebutuhan industri dan standar internasional. Hal ini penting untuk memastikan bahwa lulusan program studi ini dapat diterima dan berkontribusi optimal di industri keamanan siber.
Harapan dan Visi ke Depan
Meskipun prestasi yang telah dicapai sangat membanggakan, ketiga mahasiswa dan para pembimbing mereka tetap rendah hati dan fokus pada persiapan untuk kompetisi internasional. Bahtiar Yunis Pratama menyatakan bahwa tujuan utama mereka di Bangkok adalah memberikan yang terbaik dan menunjukkan kemampuan Indonesia dalam keamanan siber di panggung dunia.
“Kami sadar bahwa ini adalah kesempatan besar untuk merepresentasikan Indonesia. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, tidak hanya untuk menang, tetapi untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki talenta-talenta muda yang berbakat di bidang keamanan siber,” kata Bahtiar dengan penuh determinasi.
Siti Nurhaliza menambahkan visi jangka panjangnya. “Saya ingin setelah lulus nanti bisa berkontribusi dalam membangun ekosistem keamanan siber yang kuat di Indonesia, baik melalui bekerja di industri maupun dengan mendirikan startup yang fokus pada solusi keamanan siber.”
Untuk Universitas Muhammadiyah Kendari sendiri, prestasi ini akan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang keamanan siber. Dekan Bambang Sutrisno mengumumkan bahwa dalam tahun akademik 2026-2027, Fakultas Cyber Security akan membuka program magister (S2) dalam Keamanan Siber yang akan memperdalam penelitian dan pengembangan di bidang ini.
“Kami juga sedang merancang collaboration dengan beberapa universitas internasional terkemuka dalam keamanan siber, serta dengan asosiasi industri keamanan siber nasional dan internasional,” ungkap Dr. Bambang.
Penutup
Prestasi gemilang yang diraih oleh Bahtiar Yunis Pratama, Siti Nurhaliza Razaq, dan Ahmat Reyhan Suryanto dari Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari adalah bukti nyata bahwa komitmen terhadap pendidikan berkualitas, dedikasi, dan kerja keras menghasilkan buah yang manis. Ketiga mahasiswa ini telah menunjukkan bahwa Indonesia memiliki talenta-talenta muda yang mampu bersaing di tingkat internasional dalam bidang yang sangat krusial seperti keamanan siber.
Seiring dengan lolosnya ketiga mahasiswa ini ke International Cybersecurity Competition 2026 di Bangkok, harapan besar tertuju pada mereka untuk terus memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Kendari di panggung internasional. Selain itu, prestasi ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik mereka.
Universitas Muhammadiyah Kendari akan terus mendukung dan memfasilitasi perjalanan ketiga mahasiswa bintang ini menuju kompetisi internasional, dengan harapan bahwa mereka akan kembali membawa prestasi yang lebih gemilang lagi dari Bangkok. (*)
—
Narasumber yang dikutip:
– Bahtiar Yunis Pratama (Mahasiswa Semester VI)
– Siti Nurhaliza Razaq (Mahasiswa Semester VIII)
– Ahmat Reyhan Suryanto (Mahasiswa Semester IV)
– Dr. Bambang Sutrisno, M.T. (Dekan Fakultas Cyber Security)
– Prof. Dr. H. Muh. Basri S.H., M.Hum. (Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari)
– Dr. Slamet Widodo, S.Kom., M.Kom. (Dosen Pembimbing)
Jumlah kata: 1.847 kata
jet99 jitu138 jitu168 jitu188 jitu303 jitu365 jitu777 jitu78 jitu888 keris188 kintamani188 kintamani365 kintamani69 kintamani88 lontar169 loyalty89 loyaltytogel loyaltytoto merdeka188 merdeka303 merdeka69 merdeka88 merdeka89 merdeka99 naga69 naga777 nari168 nari69 nari99 pahala123 pisau123 qiuqiu123 qiuqiu138 qiuqiu168 qiuqiu188 qiuqiu303 qiuqiu777 qiuqiu888 qiuqiu89 raja303 raja69 raja777 royal303 royal365 royal69 royal777 royal77 royal78 royal89 royal99 sosro303 sovia77 sumber89 tapir77 tenun88 toyota69 untung123 untung188 untung365 untung69 untung777 untung77 untung78 untung888 untung89 xiaomi188 gemini168 gemini303 gemini365 gemini888 alibaba88 alibaba138 galaxy777 galaxy168 galaxy69 galaxy89 alibaba4d alibabatoto alibabatogellogon alibaba77 alibaba777 galaxy99 alibaba123 alibaba168 alibaba188 alibaba69 alibaba89 galaxy303 galaxy888 top88 top123 top89 alibaba303 alibaba365 alibaba888 alibaba78 api138 top99 top888 top78