KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Fakultas Cyber Security, secara resmi meluncurkan program magang industri terintegrasi dan serangkaian workshop keamanan digital pada Selasa, 01 April 2026. Inisiatif akademik ini merupakan respons nyata terhadap meningkatnya permintaan profesional bidang keamanan siber di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Program yang dilaksanakan di Kampus II Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Qaimuddin, kelurahan Baruga, Kendari, ini melibatkan kerjasama strategis dengan berbagai institusi industri terkemuka, termasuk perusahaan teknologi nasional dan regional. Peluncuran resmi dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, dan para mitra industri.
Latar Belakang dan Motivasi Program
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah menciptakan tantangan serius dalam bidang keamanan data dan informasi. Menurut laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Indonesia mengalami peningkatan insiden keamanan siber sebesar 35 persen pada tahun 2025, dengan kerugian ekonomi yang signifikan. Hal ini mendorong institusi pendidikan tinggi untuk menghasilkan tenaga profesional keamanan siber yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri.
Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari, yang berdiri sejak 2022, telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan kurikulum berbasis praktik lapangan. “Kami memahami bahwa mahasiswa tidak hanya memerlukan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang relevan dengan dunia kerja,” ungkap Dr. Ir. Sudirman, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari dalam sambutannya saat acara peluncuran.
Program magang dan workshop ini dirancang khusus untuk memenuhi gap antara pemahaman akademik dan keahlian praktis yang dibutuhkan industri. Dengan menempatkan mahasiswa di perusahaan-perusahaan terkemuka, Universitas Muhammadiyah Kendari berharap dapat menghasilkan lulusan yang siap kerja dan memiliki nilai kompetitif tinggi di pasar tenaga kerja global.
Detail Program Magang Industri
Program magang industri yang diluncurkan kali ini menawarkan kesempatan kepada mahasiswa semester lima dan enam Fakultas Cyber Security untuk bekerja langsung di industri selama enam bulan penuh. Peserta akan ditempatkan di berbagai sektor, mulai dari perbankan, e-commerce, hingga lembaga pemerintahan yang memiliki departemen keamanan siber.
“Kami telah menjalin kemitraan dengan 15 perusahaan terkemuka di tingkat nasional dan regional. Setiap mahasiswa akan ditugaskan sesuai dengan minat dan keahlian mereka dalam tiga area utama: penetration testing, security operations center (SOC), dan compliance management,” jelas Prof. Bambang Suryanto, Dekan Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari.
Mitra industri yang terlibat mencakup PT. Telkom Indonesia, PT. Bank Mandiri, PT. Gojek Indonesia, serta beberapa startup teknologi lokal yang berkembang pesat di kawasan Sulawesi Tenggara. Setiap peserta magang akan mendapatkan pendampingan dari mentor profesional di industri serta dosen pembimbing dari universitas.
“Kami menyediakan beasiswa magang sebesar 75 persen dari biaya pendaftaran program ini. Mahasiswa yang berprestasi juga memiliki peluang untuk mendapatkan penawaran kerja langsung dari perusahaan tempat mereka melakukan magang,” tambah Prof. Bambang Suryanto.
Kurikulum magang mencakup pendalaman praktis pada topik-topik strategis seperti vulnerability assessment, incident response, network security, dan cybersecurity governance. Mahasiswa juga akan mengikuti sertifikasi industri yang diakui secara internasional, seperti CompTIA Security+, Certified Ethical Hacker (CEH), dan ISO 27001 Lead Implementer.
Workshop Keamanan Digital Terpadu
Sebagai pelengkap dari program magang, Fakultas Cyber Security meluncurkan serangkaian workshop keamanan digital yang terbuka untuk mahasiswa semua angkatan, serta profesional muda dari industri. Workshop ini akan diselenggarakan setiap bulan dengan topik yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan perkembangan tren keamanan siber terkini.
Workshop pertama yang diselenggarakan pada 15 April 2026 akan mengangkat topik “Advanced Threat Detection and Response” dengan pembicara Ir. Hendra Wijaya, Senior Security Consultant dari salah satu perusahaan cybersecurity terkemuka di Jakarta. Workshop ini akan membahas teknik-teknik advanced dalam mendeteksi ancaman siber yang kompleks dan merespons insiden keamanan dengan efektif.
“Workshop ini bukan sekadar ceramah pasif. Kami merancang format workshop dengan 50 persen materi teori dan 50 persen praktik langsung. Peserta akan mendapatkan hands-on experience menggunakan tools dan platform keamanan siber yang sesungguhnya digunakan oleh industri,” kata Dr. Dwi Retno Sari, Koordinator Workshop Keamanan Digital Fakultas Cyber Security.
Rencana workshop sepanjang tahun 2026 mencakup topik-topik seperti “Cloud Security and DevSecOps”, “Machine Learning for Cybersecurity”, “Privacy and Data Protection Regulation”, “Mobile Application Security”, dan “Social Engineering and Awareness Training”. Setiap workshop akan dihadiri oleh minimal 100 peserta dan dilengkapi dengan sertifikat resmi dari universitas.
Respons Positif dari Industri
Peluncuran program magang dan workshop ini mendapat sambutan antusias dari para pemimpin industri. Budi Santoso, Direktur Keamanan Informasi PT. Telkom Indonesia regional Sulawesi, menyatakan komitmen perusahaannya untuk mendukung pengembangan talenta keamanan siber muda di kawasan.
“PT. Telkom percaya bahwa investasi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang cybersecurity adalah prioritas strategis. Kami telah menyiapkan program khusus bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, termasuk mentoring intensif dan kesempatan untuk bekerja pada proyek-proyek real yang penting bagi infrastruktur telekomunikasi nasional,” ungkap Budi Santoso dalam sambutan tertulisnya.
Dukungan serupa juga datang dari Siti Nurhaliza, Head of Digital Security PT. Bank Mandiri, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri dalam menghadapi tantangan keamanan siber modern.
“Kami membutuhkan profesional yang tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi situasi nyata di lapangan. Program magang ini adalah solusi yang tepat untuk mempersiapkan generasi profesional keamanan siber yang berkualitas tinggi,” ungkap Siti Nurhaliza.
Dampak Terhadap Pengembangan Kurikulum
Program magang dan workshop ini juga berdampak signifikan terhadap pengembangan kurikulum Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari. Feedback langsung dari industri akan digunakan untuk menyempurnakan mata kuliah dan menambahkan topik-topik baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Dr. Haji Kadir, Ketua Program Studi Keamanan Informasi Fakultas Cyber Security, menjelaskan bahwa setiap semester akan ada forum diskusi antara dosen dan praktisi industri untuk memastikan kurikulum tetap relevan dan up-to-date.
“Kami akan membentuk industry advisory board yang terdiri dari para praktisi keamanan siber terkemuka. Board ini akan memberikan input secara berkala tentang keahlian apa yang paling dibutuhkan industri saat ini dan di masa depan. Hal ini akan memastikan bahwa mahasiswa kami selalu belajar hal-hal yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja,” jelas Dr. Haji Kadir.
Selain itu, universitas juga berencana mengembangkan laboratorium cybersecurity yang lebih modern dan dilengkapi dengan peralatan terkini. “Kami telah mengalokasikan dana khusus untuk membangun cyber range lab yang simulasinya setara dengan kondisi nyata di industri. Dengan fasilitas ini, mahasiswa dapat berlatih dalam lingkungan yang aman namun realistis,” tambah Dr. Haji Kadir.
Harapan dan Visi Jangka Panjang
Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki visi ambisius untuk menjadikan Fakultas Cyber Security sebagai pusat keunggulan dalam pendidikan keamanan siber di kawasan Asia Tenggara. Program magang dan workshop adalah langkah pertama dalam mewujudkan visi tersebut.
“Dalam lima tahun ke depan, kami ingin Universitas Muhammadiyah Kendari menjadi institusi pilihan utama bagi calon profesional keamanan siber di Indonesia. Untuk mencapai hal tersebut, kami tidak hanya fokus pada keunggulan akademik, tetapi juga pada pengembangan soft skills, etika profesional, dan pemahaman mendalam tentang tanggung jawab sosial dalam profesi keamanan siber,” ujar Rektor Dr. Ir. Sudirman.
Program ini juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan ekosistem teknologi dan keamanan siber di Kendari dan Sulawesi Tenggara secara umum. Dengan hadirnya profesional keamanan siber yang berkualitas, diharapkan lebih banyak perusahaan dan startup teknologi akan tertarik untuk beroperasi di kawasan ini.
Penutup
Peluncuran program maaging industri dan workshop keamanan digital terpadu oleh Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari menandai komitmen serius institusi ini terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan relevansi dengan kebutuhan industri. Melalui kolaborasi strategis dengan mitra industri terkemuka, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman praktis yang berharga dan sertifikasi yang diakui secara internasional.
Dengan adanya program ini, diharapkan Universitas Muhammadiyah Kendari dapat terus berkontribusi dalam menghasilkan talenta keamanan siber yang kompeten, etis, dan siap menghadapi tantangan keamanan digital di era modern. Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berkomitmen pada pengembangan masyarakat, universitas ini membuktikan bahwa pendidikan berkualitas dapat sejalan dengan kebutuhan industri dan pembangunan ekonomi digital nasional.
—
Berita ini ditulis berdasarkan siaran pers resmi Universitas Muhammadiyah Kendari dan wawancara dengan berbagai pejabat kampus pada tanggal 01 April 2026 di Kendari.