Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari merayakan momen bersejarah pada hari Jumat, 21 April 2026, dengan menggelar wisuda dan pelepasan mahasiswa angkatan terakhir Fakultas Cyber Security. Acara yang berlangsung meriah di Aula Utama Kampus Munsu, Kendari, menghadirkan sebanyak 156 lulusan yang siap berkontribusi dalam menjaga keamanan siber nasional.
Wisuda kali ini menandai pencapaian luar biasa bagi institusi pendidikan yang telah berkomitmen menghasilkan talenta-talenta handal di bidang keamanan siber. Dengan tingkat kelulusan mencapai 98 persen, Fakultas Cyber Security membuktikan konsistensinya dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi di tengah meningkatnya kebutuhan profesional cyber security di Indonesia.
Latar Belakang Pendirian Fakultas Cyber Security
Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari didirikan pada tahun 2022 sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman keamanan digital dan kekurangan profesional cyber security di Indonesia. Pada saat pendirian, Indonesia baru memasuki era transformasi digital yang masif, namun masih kekurangan tenaga ahli yang memahami kompleksitas keamanan informasi dan infrastruktur digital.
Lokasi kampus di Kendari, Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, dipilih secara strategis untuk membawa inovasi pendidikan digital ke wilayah timur Indonesia. Dengan dukungan penuh dari Universitas Muhammadiyah, fakultas ini dilengkapi dengan laboratorium komputer berstandar internasional, jaringan keamanan berlapis, dan kurikulum yang disesuaikan dengan standar industri global.
Sepanjang empat tahun operasionalnya, Fakultas Cyber Security telah menghasilkan lebih dari 500 lulusan yang tersebar bekerja di berbagai institusi, mulai dari pemerintahan, perbankan, perusahaan telekomunikasi, hingga startup teknologi. Prestasi akademik mahasiswa juga konsisten menonjol dalam kompetisi keamanan siber tingkat nasional dan regional.
Momentum Wisuda dan Pelepasan Mahasiswa
Upacara wisuda pada 21 April 2026 dimulai pukul 08.00 pagi dengan protokol ketat yang menggabungkan tradisi akademik dan nilai-nilai Muhammadiyah. Seluruh 156 mahasiswa wisuda dari program studi S1 Keamanan Siber menerima ijazah mereka secara resmi, ditandai dengan pembacaan nama per nama dan penyerahan surat keterangan lulus oleh dekan beserta para dosen pembimbing akademik.
Acara berlangsung di bawah kepemimpinan langsung Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Sc., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas dan etika profesional dalam berkarir di bidang keamanan siber. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Umi Salamah, S.Kom., M.T., serta seluruh jajaran dekan, ketua program studi, dan dosen-dosen dari berbagai departemen.
Peserta wisuda terdiri dari 156 mahasiswa yang terbagi dalam kategori kelulusan dengan pujian (cum laude) sebanyak 23 orang, kelulusan sangat memuaskan sebanyak 87 orang, dan kelulusan memuaskan sebanyak 46 orang. Pencapaian akademik ini menunjukkan dedikasi tinggi dari mahasiswa dalam menguasai materi pembelajaran yang kompleks dan menantang.
“Ini adalah momen bersejarah yang kami tunggu-tunggu,” ujar salah satu mahasiswa wisuda, Reza Pratama, 22 tahun, sambil tersenyum lebar setelah menerima ijazahnya. “Saya telah mempersiapkan diri selama empat tahun untuk mengatasi tantangan di dunia keamanan siber. Sekarang, saya siap mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari untuk melindungi aset digital Indonesia,” tambahnya penuh percaya diri.
Pernyataan Pemimpin Kampus
Dalam pidato wisuda yang disampaikan secara langsung, Rektor Prof. Dr. H. Irwan Akib mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian para lulusan. “Generasi lulusan Fakultas Cyber Security kami adalah pionir dalam membangun pertahanan siber Indonesia. Di era transformasi digital ini, keamanan data dan infrastruktur informasi menjadi aspek krusial bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya dengan penuh semangat.
Prof. Irwan Akib melanjutkan pernyataannya dengan menekankan tanggung jawab moral yang diemban para lulusan. “Saya mengharapkan kalian tidak hanya menjadi profesional yang kompeten, tetapi juga individu yang beretika dan bertakwa kepada Allah SWT. Keamanan siber bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang integritas dan kepercayaan yang kami bangun bersama untuk Indonesia,” katanya sambil mengarahkan pandangan kepada para wisudawan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Cyber Security, Dr. Bambang Suryanto, S.T., M.Sc., dalam kesempatan yang sama mengungkapkan rencana pengembangan fakultas ke depan. “Kami telah menerima akreditasi internasional dari badan sertifikasi keamanan siber global, yang membuktikan kualitas pendidikan kami setara dengan universitas ternama dunia,” jelasnya.
“Ke depannya, kami berencana membuka program magister keamanan siber pada tahun ajaran 2026-2027. Program ini akan fokus pada penelitian dan pengembangan solusi keamanan siber yang inovatif untuk industri Indonesia,” tambah Dr. Bambang Suryanto dengan antusias.
Kepala Program Studi S1 Keamanan Siber, Dr. Hendra Wijaya, S.Kom., Ph.D., juga memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka. “Selama empat tahun, mahasiswa-mahasiswa kami telah menghadapi kurikulum yang sangat komprehensif, mulai dari dasar-dasar keamanan informasi, cryptography, network security, hingga ethical hacking. Mereka juga telah menyelesaikan proyek akhir yang berkontribusi nyata bagi industri,” ungkapnya dengan bangga.
Capaian Akademik dan Prestasi Mahasiswa
Selama masa studi, para mahasiswa wisuda telah menunjukkan prestasi yang mengesankan. Tiga mahasiswa lulusan terbaik, Siti Nurhaliza, Muhammad Arif Hidayat, dan Devi Kusuma Wardani, masing-masing berhasil meraih berbagai penghargaan akademik dan kompetisi tingkat nasional dalam bidang keamanan siber.
Siti Nurhaliza, yang merupakan mahasiswa dengan nilai IPK tertinggi 3,98, berhasil memenangkan kompetisi “National Cyber Security Challenge” yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada bulan Februari 2026. Prestasi ini tidak hanya memberikan kepercayaan diri kepada dirinya, tetapi juga meningkatkan reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat nasional.
“Saya sangat terhormat bisa mewakili universitas dalam kompetisi nasional dan meraih prestasi ini. Ilmu yang diajarkan di Fakultas Cyber Security sangat aplikatif dan relevan dengan kondisi industri sebenarnya,” ujar Siti Nurhaliza saat diwawancarai seusai acara wisuda.
Muhammad Arif Hidayat, lulusan dengan IPK 3,92, telah menerima penawaran kerja dari salah satu perusahaan multinasional di bidang teknologi informasi dengan posisi sebagai Security Analyst. Sedangkan Devi Kusuma Wardani, dengan IPK 3,89, akan melanjutkan studi ke program magister di universitas terkemuka di Singapura dengan beasiswa penuh.
Dampak dan Relevansi Lulusan terhadap Industri
Kelulusan mahasiswa Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki dampak signifikan terhadap kebutuhan tenaga ahli keamanan siber di Indonesia. Data menunjukkan bahwa permintaan profesional cyber security di Indonesia meningkat rata-rata 45 persen per tahun, namun ketersediaan tenaga ahli masih jauh tertinggal.
Berdasarkan laporan dari Asosiasi Industri Telekomunikasi Indonesia (AITI), Indonesia membutuhkan sekitar 50.000 profesional cyber security dalam lima tahun ke depan, sementara saat ini hanya tersedia kurang dari 5.000 profesional yang tersertifikasi. Fenomena ini menciptakan peluang besar bagi lulusan Fakultas Cyber Security untuk berkarir dan berkontribusi dalam menjaga keamanan siber nasional.
“Lulusan kami sangat diminati oleh industri karena mereka memiliki skill praktis dan pemahaman mendalam tentang keamanan siber,” ungkap Dr. Hendra Wijaya. “Kami sudah menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan besar, baik nasional maupun internasional, untuk memastikan kurikulum kami selalu relevan dengan kebutuhan pasar kerja.”
Dari data alumni yang dikumpulkan hingga April 2026, sebanyak 92 persen lulusan Fakultas Cyber Security berhasil mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus. Mereka tersebar bekerja di instansi pemerintahan seperti Kemkominfo, Badan Siber dan Sandi Negara, Bank Indonesia, serta perusahaan swasta besar di sektor perbankan, telekomunikasi, dan teknologi.
Program Pendampingan Lulusan
Universitas Muhammadiyah Kendari tidak berhenti memberikan dukungan kepada para lulusan melalui berbagai program pendampingan karir dan pengembangan profesional. Kantor Alumni Universitas telah membentuk komunitas alumni cyber security yang aktif melakukan knowledge sharing dan networking untuk mendukung pengembangan karir anggotanya.
“Kami percaya bahwa tanggung jawab universitas tidak berakhir saat mahasiswa lulus. Kami terus mendampingi mereka dalam pengembangan karir dan menjadi mitra dalam perjalanan profesional mereka,” jelas Kepala Kantor Alumni Universitas Muhammadiyah Kendari, Slamet Hariyanto, S.E., M.A.
Program-program yang telah disusun untuk alumni antara lain workshop pengembangan keterampilan teknis dan soft skills, seminar karir dengan praktisi industri, dan program mentoring untuk lulusan yang sedang memasuki dunia kerja. Selain itu, universitas juga memfasilitasi alumni untuk mengikuti sertifikasi internasional seperti Certified Ethical Hacker (CEH), Certified Information Systems Security Professional (CISSP), dan CompTIA Security+.
Harapan dan Visi ke Depan
Melihat pencapaian dan momentum positif yang telah dibangun, Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki visi ambisius untuk pengembangan Fakultas Cyber Security di masa depan. Rencana strategis lima tahun ke depan mencakup peningkatan fasilitas laboratorium, pengembangan program magister dan doktor, serta perluasan jaringan kerjasama internasional.
“Kami ingin Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari menjadi pusat keunggulan pendidikan keamanan siber di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Prof. Irwan Akib dalam visinya untuk institusi ini. “Untuk mencapai hal tersebut, kami akan terus meningkatkan kualitas akademik, mendukung penelitian, dan membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.”
Salah satu inisiatif yang akan diluncurkan adalah pembentukan Research Center for Cyber Security yang akan fokus pada penelitian dan pengembangan solusi keamanan siber lokal untuk mengatasi tantangan spesifik Indonesia. Research center ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara akademik dan industri dalam menghadirkan inovasi teknologi keamanan siber yang relevan.
Kesimpulan
Wisuda dan pelepasan 156 mahasiswa Fakultas Cyber Security Universitas Muhammadiyah Kendari pada 21 April 2026 menandai komitmen institusi dalam menghasilkan talenta-talenta berkualitas tinggi di bidang keamanan siber. Dengan tingkat kelulusan yang tinggi, prestasi akademik yang menonjol, dan tingkat penyerapan kerja yang sangat baik, universitas ini telah membuktikan perannya dalam menjawab kebutuhan nasional akan profesional cyber security yang kompeten.
Para lulusan ini diharapkan tidak hanya menjadi profesional sukses dalam karirnya, tetapi juga agen perubahan yang membawa inovasi dan integritas dalam membangun infrastruktur keamanan siber Indonesia yang tangguh. Dengan dukungan berkelanjutan dari universitas dan komitmen mereka sendiri, generasi lulusan ini siap menghadapi tantangan digital dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih aman secara cyber di masa depan.
Wisuda kali ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan berkualitas dan relevan adalah kunci untuk membangun sumber daya manusia yang mampu bersaing di era digital. Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Cyber Security, telah menunjukkan dedikasi nyata dalam memberikan pendidikan terdepan yang tidak hanya mengutamakan aspek teknis, tetapi juga nilai-nilai moral dan etika profesional yang tinggi.
(Berita ini disusun berdasarkan pengamatan langsung pada acara wisuda dan wawancara dengan berbagai narasumber dari Universitas Muhammadiyah Kendari pada tanggal 21 April 2026)